Divisi-divisi Sloka Institute

icon-service-03-40x65

Usaha dan Penerbitan

Sloka Institute lahir dari urunan beberapa orang yang peduli pada keterbukaan informasi. Karena itu kemandirian merupakan salah satu modal lembaga sejak awal hingga saat ini. Maka, Sloka Institute pun mengadakan beberapa kegiatan usaha, terutama sebagai penyedia jasa pada pihak ketiga, sebagai upaya untuk mewujudkan kemandirian. Dari hasil usaha inilah, kami bisa mengadakan kegiatan-kegiatan untuk publik. Karena itu jika bekerja sama dengan Sloka Institute, lembaga Anda berarti ikut serta dalam program untuk mendukung upaya pemenuhan hak publik atas informasi.

icon-service-03-40x65

Administrasi dan Keuangan

Divisi ini merupakan tulang punggung operasional Sloka Institute yang mengurusi masalah administrasi mulai dari urusan surat menyurat, penataan kantor, dan penjadwalan kegiatan masing-masing divisi. Tidak lupa, divisi ini juga bertanggung jawab mengelola keuangan Sloka Institute dari mengatur pendapatan dan pengeluaran hingga laporan pada publik. Sebagai salah satu lembaga yang memperjuangkan keterbukaan informasi, Sloka Institute juga berusaha untuk memberikan laporan dengan terbuka melalui website.

icon-service-03-40x65

Advokasi dan Jaringan

Advokasi dilakukan untuk mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di Bali. Saat ini Indonesia sudah memiliki UU KIP namun UU ini belum sepenuhnya berjalan, termasuk di Bali. Untuk itu Sloka mengadakan advokasi KIP ini antara lain melalui uji kesiapan lembaga publik, diskusi lintas aktor terkait KIP, serta kampanye KIP.

Jaringan merupakan salah satu kekuatan organisasi masyarakat sipil, termasuk Sloka. Karena itu Sloka aktif berjejaring di tingkat lokal maupun nasional baik dengan sesama organisasi masyarakat sipil maupun kelompok lain.

icon-service-03-40x65

Pendidikan dan Teknologi Informasi

Pendidikan ini terutama untuk pendidikan politik dan jurnalisme. Pendidikan politik dilaksanakan bersama Indonesian Parlemantary Centre (IPC) dengan target utama kader muda partai politik dan masyarakat pemilih. Pendidikan jurnalistik dilakukan dengan memberikan pelatihan untuk pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.