Skip to content

Monthly Archives: October 2010

“Yang dot dadi gigolo, mbok,” sahut Gede Adi, sebut saja demikian dengan yakin. Pria muda 16 tahun yang ngebet disukai banyak perempuan ini setiap hari bangun jam 5 pagi. Rambut setengah pirangnya  yang kelimis menjadi lepek ditindih sedikitnya 10 kilogram aneka buah hingga jam 4 sore. Kami, tim Sekolah Beranda (aih, suka namanya) pulang pergi ke Kapal dan Lukluk, Kabupaten…

Continue Reading

Harian Kompas menulis artikel menarik tentang pentingnya sinergi antara jurnalisme warga dengan media arus utama. Salah satu poin paling asik dari artikel tersebut justru ada di akhir artikel. Ini di antaranya. Jika pengguna Facebook di Indonesia mencapai lebih dari 27 juta dan merupakan pengguna terbesar media sosial tersebut setelah Amerika Serikat, maka secara optimistis sebanyak itulah jumlah pewarta warga Indonesia….

Continue Reading

Bayangkan: kota kita dipenuhi taman di mana warga bebas berinteraksi dan saling sapa. Atau, Anda punya gagasan lain tata kota yang nyaman untuk warga? Kenapa tidak ditulis dan diikutkan saja pada Lomba Esai Peduli Tata Kota yang diadakan Departemen Pekerjaan Umum, Bali Creative Community, dan Sloka Institute. TEMA Perencanaan Kota yang Nyaman untuk Warga. Sub tema: a. Peran Warga Dalam Tata…

Continue Reading

Cepatnya perkembangan teknologi informasi, termasuk masifnya penggunaan jejaring sosial, merupakan peluang untuk mempercepat perubahan sosial. Namun, ini bukan pekerjaan mudah. Pendapat tersebut muncul dalam diskusi yang diadakan Sloka Institute pada Sabtu, 16 Oktober 2010 di Denpasar, Bali. Pembicara utama diskusi yang diikuti sekitar 15 kelompok masyarakat sipil di Bali ini adalah Dr. Yanuar Nugroho, peneliti di Universitas Manchester, Inggris. Yanuar…

Continue Reading